Header Ads

Seo Services

Ketahui Masalah Penyakit Jantung Lewat Makalah Jantung Koroner

[ad_1]

Makalah Jantung Koroner – Jantung koroner adalah penyakit yang diakibatkan karena terhambatnya pasokan oksigen ke dalam jantung akibat adanya sumbatan atau plak di dalam pembuluh darah yang menuju ke jantung.  Pembuluh darah jantung ini disebut juga arteri koroner.

Makalah Jantung Koroner
Makalah Jantung Koroner

Kenapa bisa terjadi penumpukan plak pada pembuluh darah jantung?

Yang menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah jantung adalah kolesterol yang masuk ke dalam pembuluh darah.  Selain kolesterol, ada juga zat lainnya yang ikut memicu penumpukan plak ini, yaitu kalsium dan fibrin.

Plak yang dibiarkan menumpuk di pembuluh darah lama kelamaan akan semakin banyak, sehingga pembuluh darah juga akan semakin sempit serta berkurang elastisitasnya.  Kondisi ini jika dibiarkan semakin lama akan membahayakan kesehatan jantung.

Penyebab Jantung Koroner

Seperti yang telah diuraikan di atas, penyebab dari penyakit jantung koroner adalah adanya penyumbatan di pembuluh darah oleh plak.

Kenapa plak ini bisa menempel pada pembuluh darah?

Dalam dunia kedokteran, penyebab pasti yang membuat plak ini menempel pada pembuluh darah belumlah ditemukan.  Akan tetapi terdapat beberapa dugaan yang bisa menjadi pemicu kondisi ini.

Beberapa pemicu yang diduga menyebabkan tumpukan plak pada pembuluh darah antara lain :

  1. Memiliki penyakit tekanan darah tinggi

Orang yang memiliki penyakit tekanan darah tinggi biasanya juga memiliki kandungan kolesterol yang tinggi pula di dalam jantungnya.  Ini sebabnya seringkali tingginya tekanan darah tinggi akan membawa dampak pada besarnya kemungkinan terkena penyakit jantung koroner. (Baca Juga : Tekanan Darah Normal)

  1. Mengalami penggumpalan darah

Penggumpalan darah dapat terjadi pada orang-orang yang memiliki kebiasaan makan yang tidak sehat, sering merokok atau menghisap asap rokok, atau memiliki penyakit yang berhubungan dengan hal ini.

Stress yag berkepanjangan juga dapat menjadi penyebab terjadinya penggumpalan darah dalam pembuluh darah

  1. Memiliki riwayat sakit diabetes

Orang yang menderita penyakit diabetes mellitus biasanya memiliki pembuluh darah yang lebih tebal bila dibandingkan dengan orang yang normal.

Pembuluh darah yang lebih tebal ini juga berarti menyempitkan ruang jalan darah dalam mengedarkan oksigen ke jantung.  Hal ini kemudian dapat memicu terjadinya jantung bengkak dan jantung koroner.

  1. Memiliki riwayat kolesterol tinggi

Kolesterol yang masuk ke dalam tubuh bisa disebabkan oleh banyak hal.  Salah satunya adalah penggunaan minyak goreng yang berulang-ulang.  Kolesterol yang berbahaya bagi tubuh adalah kolesterol yang jahat. Kolesterol jahat ini masuk dalam bentuk LDL (Low Density Lipoprotein).

Baca Juga : Ciri-Ciri Kolesterol Tinggi

  1. Memiliki hobi merokok atau sering menghisap asap rokok

Rokok memiliki kandungan zat berbahaya di dalamnya.  Yang terkenal adalah nikotin dan karbon monoksida.  Kedua zat tersebut dapat menyebabkan terjadinya gumpalan darah di pembuluh darah arteri.

Sehingga dapat mengakibatkan jantung memerlukan kerja ekstra untuk bekerja.

Selain kedua zat tersebut, juga terdapat zat-zat lain dalam rokok yang dapat mengikis dinding pembuluh darah arteri.  Dan itu semakin melemahkan pembuluh darah arteri.

Gejala jantung Koroner

Penderita jantung coroner seringkali belum akan mendapatkan sinyal gejala di awal proses terkena penyakit ini.  Gejala baru akan dirasakan ketika fasenya sudah masuk ke fase berikutnya.

Yaitu fase dimana plak sudah semakin tebal sehingga aliran darah ke jantung sudah semakin sedikit, dan jantung bekerja semakin keras.

Beberapa gejala yang dirasakan oleh orang yang menderita jantung coroner adalah :

  1. Memiliki denyut jantung yang tidak stabil dan tidak beraturan. Dalam kondisi parah bahkan detak jantung dapat berhenti sehingga memiliki potensi sebagai penyebab kematian.
  2. Penderita sering mudah lelah, mual dan keluar keringat dingin. Kekurangan oksigen dalam darah menjadikan seseorang mudah capek meskipun pekerjaan yang dilakukannya bukanlah pekerjaan yang berat
  3. Dada akan merasa tidak nyaman, sesak dan nyeri. Terkadang rasa nyeri ini bisa merambat ke leher, bagian bahu, tangan sebelah kiri, punggung dan perut bagian kiri juga.
  4. Sering merasa sakit kepala
  5. Pergelangan kaki mengalami pembengkakan

Apabila anda mengalami gejala-gejala di atas maka itu dapat menjadi ciri-ciri penyakit jantung coroner yang anda derita.

Langkah terbaik yang perlu dilakukan adalah melakukan cek kesehatan ke dokter untuk di lihat dan diperiksa secara detail.

Penyempitan Jantung

Penyempitan jantung ini terjadi ketika plak yang terus menerus tertimbun di dalam pembuluh darah mulai teroksidasi bahkan mulai meradang.

Plak yang menumpuk di dinding pembuluh darah tertutupi oleh sel yang perlu diusahakan supaya tidak sampai di tahap lepas atau terbuka atau terlepas.

Plak yang terlepas justru akan membahayakan karena bisa menyebabkan terjadinya penyakit lainnya seperti stroke, thrombosis atau pun serangan jantung.

Pengobatan jantung coroner

Sebelum membahas tentang pengobatan akan lebih baik jika dijelaskan juga tentang pencegahannya.  Untuk anda yang belum terkena penyakit ini, alangkah baiknya jika melakukan tindakan-tindakan pencegahan yang memungkinkan anda akan terhindar dari serangan penyakit jantung coroner.

Cara untuk mencegah terjadinya penyakit jantung coroner adalah :

  1. Menjalankan gaya hidup sehat.

Gaya hidup yang sehat itu yang seperti apa?

Gaya hidup sehat adalah gaya hidup yang memperhatikan makanan yang dimakan, aktifitas yang dilakukan dan kebiasaan sehari-hari.

Makan-makanan yang tidak menggunakan minyak yang telah dipakai berulang kali, konsumsi sayur dan buah, serta tidak merokok, adalah beberapa gaya hidup sehat.

Selain itu, olahraga secara teratur, istirahat yang cukup serta menghindari stress termasuk ke dalam gaya hidup sehat yang memang dianjurkan.

Mengkonsumsi makanan sehat yang memiliki kemampuan membersihkan pembuluh darah dari plak juga termasuk pilihan yang disarankan.  Makanan sehat ini diantaranya adalah dengan mengkonsumsi kapsul minyak ikan hiu botol MinaSqua.

  1. Melakukan general check up kesehatan secara rutin.

General check up kesehatan ini perlu dilakukan secara rutin untuk memantau kondisi kesehatan organ tubuh kita.  Dengan melakukan general check up, maka antisipasi terhadap adanya gangguang-gangguan kesehatan organ dapat diketahui lebih dini.  Sehingga penanganannya dapat dilakukan dengan lebih cepat.

Melakukan general check up idealnya dilakuakan setidaknya setahun sekali, terutama bagi anda yang telah memasuki usia di atas 40 tahun.

  1. Segera menghubungi dan memeriksakan diri jika mengalami salah satu gejala dan ciri-ciri penyakit jantung coroner.

Ini perlu dilakukan supaya tindakan pengobatan dapat dilakukan sedini mungkin.

Jantung coroner bisa sembuh

Penyempitan jantung bisa sembuh dengan penanganan yang tepat.  Apabila serangan jantung terjadi mendadak makanya biasanya penderita akan dibawa ke ruang UGD untuk mendapatkan perawatan secara intensif.

Upaya-upaya lainnya yang dilakukan adalah dengan cara memberikan obat-obatan pengencer darah.

Herbal jantung coroner

Apabila anda ingin mencari herbal jantung coroner yang tepat, maka minyak ikan hiu botol MinaSqua adalah salah satu rekomendasi yang baik.

Kapsul minyak ikan ini memiliki manfaat untuk membersihkan kolesterol jahat dalam darah.  Apabila kolesterol jahat dalam darah bisa dibersihkan, maka terjadinya plak yang menempel pada dinding pembuluh darah juga akan dapat dihindari.

Baca Juga : Manfaat Minyak Ikan

Akibat jantung coroner

Jantung coroner yang tidak mendapatkan penanganan yang tepat memiliki akibat yang fatal.  Karena dapat menyebabkan kematian.  Di Amerika, penyakit jantung coroner termasuk ke dalam 10 besar penyebab kematian.  Untuk itu, menjaga agar jantung tetap sehat akan sangat penting untuk hidup sehat kita.

 

[ad_2]

Sumber

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.